Rahmat Siap Perjuangkan dan Kawal Aspirasi Masyarakat Pesisir Kukar

img

Anggota Komisi III DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Rahmat Dermawan

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Anggota Komisi III DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Rahmat Dermawan mengungkapkan keluhan ketersediaan air bersih masih menjadi isu utama di kawasan wilayah pesisir Kukar.

“Air bersih terus-menerus disuarakan masyarakat Muara Jawa. Di wilayah lain, banyak yang menekankan perbaikan infrastruktur, termasuk jalan dan lainnya,” ungkap Rahmat, belum lama ini.

Persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir tak hanya kebutuhan dasar air, namun juga pelaku UMKM hingga nelayan turut meminta dukungan pemerintah agar usaha mereka bisa maju dan berkembang. Menurut Politisi PDIP ini penguatan ekonomi lokal penting dilakukan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir. “Perlunya ada pendampingan dan dorongan dari pemerintah agar usaha pelaku UMKM dan kegiatan nelayan mampu maju di tengah era digitalisasi saat ini,” terangnya.

Dirinya juga menyinggung soal kondisi jalan di Kecamatan Samboja dan Sanga-Sanga yang terus menjadi keluhan. Dari hasil peninjauan, setidaknya ada beberapa titik jalan yang masih rusak dan perlu perbaikan. “Mobilitas warga terganggu, padahal kawasan tersebut diarahkan sebagai wilayah industri. Jika infrastrukturnya tidak memadai, jelas akan menghambat aktivitas masyarakat,” bebernya.

Pria berkacamata ini menegaskan, DPRD berkomitmen mengawal setiap aspirasi masyarakat agar ditindaklanjuti pemerintah daerah melalui dinas terkait. “Kami memang tidak mengerjakan program teknis, tapi punya kewenangan untuk mengawasi, membuat regulasi, serta mendorong penganggaran. Semua masukan masyarakat akan kami kawal,” tegasnya.

Rahmat menyatakan dirinya turun ke lapangan tak hanya pada saat reses, justru hampir setiap pekan ia rutin menemui konstituen di Dapil IV secara langsung untuk memastikan kebutuhan warga bisa tersampaikan.

“Bagi saya, hadir langsung di tengah masyarakat jauh lebih penting. Dari situlah kami tahu persoalan riil dan bisa memperjuangkannya ke eksekutif dan mengawalnya,” tukas dewan asal Samboja ini.(ADV)